Oleh: amicowo | Juli 17, 2011

Sejarah Java

Java diciptakan oleh James Gosling dan Patrick Naughton dalam suatu project, dengan kode hijau (Green Code) di Sun Microsystem. Pada mulanya ingin diberi nama OAK dari pohon yang terdapat pada kantor James Gosling, tetapi kata OAK telah ada pada Sun Microsystem, maka diberi nama Java (dari inspirasi minum kopi). Browser pertama yang dapat membaca Java adalah Hot Java. Setelah  Browser  Netscape dari perusahaan  Netscape Navigator dan Internet Explorer dari perusahaan Microsoft Inc dapat membaca script Java, maka bahasa Java semakin popular. Vendor-vendor lain seperti IBM, Oracle, Symantec, Inprise (dahulu Borland Inc) dan perusahaan-perusahaan mobile, seperti Nokia, Siemens, Sony Ericcson, Motorola dan Samsung juga mengadopsi teknologi Java.   Versi pertama Java, dirilis pada awal tahun 1996, dengan sebutan JDK 1.1 (Java Development Kit versi 1.1), kemudian muncul Java 2 yang dilengkapi dengan Swing, yaitu teknologi GUI (Graphical User Interface) yang dapat menghasilkan aplikasi desktop.
Pada tahun 1998-1999 diluncurkan teknologi Java yang berbasis Enterprise yang disebut dengan J2EE (Java 2 Enterpise Edition). Teknologi J2EE ini diawali dengan Servlet dan EJBs (Entity Java Beans), kemudian diikuti dengan JSP (Java Server Page).


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: